Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Taklukkan 1.002 Peserta Dari 6 Negara, Mahasiswa UGM Raih Emas dan 3 Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Stiker Pintar Kulit Buah Naga
Berita Kampus

Taklukkan 1.002 Peserta Dari 6 Negara, Mahasiswa UGM Raih Emas dan 3 Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Stiker Pintar Kulit Buah Naga

Mahasiswa S2 Ilmu dan Teknologi Pangan dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Nur Afni Rezkika dan Fiki Nimatul Jannah, berhasil meno

By Widiyanto26 Agustus 20262 Menit Baca369 Dilihat0 Komentar
Taklukkan 1.002 Peserta Dari 6 Negara, Mahasiswa UGM Raih Emas dan 3 Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Stiker Pintar Kulit Buah Naga

Mahasiswa S2 Ilmu dan Teknologi Pangan dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Nur Afni Rezkika dan Fiki Nimatul Jannah, berhasil menorehkan prestasi di ajang 2nd International Student Summit yang digelar di Kuala Lumpur pada 14–15 Februari. Keduanya meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu Gold Medal Sub Theme Food, Best Presentation, dan 3rd Winner.

Mengalahkan ribuan peserta, Afni menyebutkan kompetisi ini diikuti oleh 1.002 mahasiswa dari enam negara dengan berbagai subtema keilmuan. Rangkaian lomba meliputi seleksi paper, presentasi poster, hingga presentasi final. Setelah lolos sebagai finalis, ia dan rekan melanjutkan tahap akhir secara langsung di Malaysia selama dua hari. “Beruntung, kami lolos sebagai peserta terbaik di sub theme food, dan masuk ke tahap final. Kalau untuk perjuangan terberatnya, kami harus rela membagi waktu untuk persiapan presentasi, edit poster, dan latihan sebelum lomba, sejalan dengan penelitian tesis S2,” ungkapnya, Selasa (14/4).

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan AI Kesehatan Mental, Raih Juara Dunia dengan Hadiah Rp4 Miliar

Afni dan tim mengangkat inovasi berupa pengembangan intelligent biopackaging berbasis kulit buah naga yang terintegrasi dengan aplikasi MeatSafe. Inovasi ini berupa stiker pintar (smart sticker) yang memanfaatkan ekstrak kulit buah naga. Ia menjelaskan bahwa stiker tersebut mengandung pigmen betalain, yakni senyawa yang sensitif terhadap perubahan pH. “Teknologi ini, dirancang untuk memantau kualitas daging ayam secara real-time,” ujarnya.

Foto: ugm.ac.id

Stiker tersebut terintegrasi dengan aplikasi MeatSafe yang mampu membaca perubahan warna melalui kamera ponsel pintar. Dengan demikian, konsumen dapat memperoleh informasi kualitas daging secara objektif dan praktis. “Karena konsepnya biopackaging, material yang kami gunakan sifatnya biodegradable. Selain ramah lingkungan ini sekaligus berpotensi menjadi alternatif kemasan yang lebih ekonomis,” pungkasnya.

Baca juga: Perjuangan Mahasiswa Madura, Anas Hampir Cuti Kini Lulus S2 IPK 4,00, Tembus Scopus Q1 dan Puluhan Publikasi

Lebih lanjut, Afni mengungkapkan bahwa mengikuti kompetisi ini menjadi pengalaman yang berharga. Selain mengasah kemampuan berpikir kritis dan komunikasi ilmiah, ajang ini juga membuka peluang untuk bertukar ide dengan peserta dari berbagai negara dan latar belakang keilmuan. “Kami berusaha memberikan presentasi yang komprehensif didukung dengan argumentasi ilmiah yang kuat, akhirnya membawa kami meraih penghargaan,” ujarnya.

Ke depan, tim berharap inovasi yang mereka kembangkan tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata. Pemanfaatan limbah kulit buah naga dinilai memiliki potensi sebagai solusi berkelanjutan yang mendukung keamanan pangan dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views