Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Perjuangan Mahasiswa Madura, Anas Hampir Cuti Kini Lulus S2 IPK 4,00, Tembus Scopus Q1 dan Puluhan Publikasi
Berita Kampus

Perjuangan Mahasiswa Madura, Anas Hampir Cuti Kini Lulus S2 IPK 4,00, Tembus Scopus Q1 dan Puluhan Publikasi

Terimpit masalah ekonomi, Annas Sholihin hampir mengambil cuti kuliah. Namun alih-alih menyerah, ia justru bangkit hingga lulus dengan prestasi akademik gemila

By Widiyanto26 Agustus 20262 Menit Baca691 Dilihat0 Komentar
Perjuangan Mahasiswa Madura, Anas Hampir Cuti Kini Lulus S2 IPK 4,00, Tembus Scopus Q1 dan Puluhan Publikasi

Terimpit masalah ekonomi, Annas Sholihin hampir mengambil cuti kuliah. Namun alih-alih menyerah, ia justru bangkit hingga lulus dengan prestasi akademik gemilang.

Demi membiayai kuliah, mahasiswa asal Madura itu bekerja sebagai pembina pramuka di tiga sekolah sekaligus. Penghasilan yang ia dapatkan ditabung dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tugas-tugas selama menempuh pendidikan S1.

"Kalau saat itu saya menyerah, mungkin ceritanya akan berbeda. Saya selalu percaya bahwa kesulitan hanya meminta kita untuk lebih kreatif mencari jalan," kenang Annas dalam laman Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dikutip Sabtu (21/3/2026).

Kegigihan Annas membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Berkat kerja keras dan konsistensinya, ia berhasil menyelesaikan studi S2 hanya dalam waktu 1,5 tahun, sebuah pencapaian yang tergolong cepat untuk program magister.

Dari riset tesis yang ia kerjakan, Annas berhasil memperoleh pendanaan dari DPPM BIMA Kementerian Pendidikan. Karyanya kemudian dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi Scopus Q1 pada Juni 2025.

Tidak berhenti di situ, Annas terus mengembangkan risetnya hingga berhasil mencatatkan:

  • 142 Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
  • Lebih dari 23 publikasi ilmiah
  • h-index 10
  • Skor Sinta 88

Namanya kini semakin diperhitungkan dalam bidang riset pendidikan matematika.

Baca juga: Desain Keranda Inovatif Mahasiswa ISI Surakarta Juara Kompetisi Nasional

Salah satu inovasi yang ia kembangkan adalah media pembelajaran berbasis etnopedagogi, yakni pendekatan yang mengintegrasikan budaya lokal Madura ke dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode ini dinilai mampu membuat konsep matematika menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh siswa.

Perjuangan Annas sejak jenjang sarjana membuahkan hasil manis. Ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang magister dengan IPK sempurna 4,00 pada Wisuda Periode 118 Universitas Negeri Surabaya.

Kini, Annas tengah melanjutkan langkahnya ke jenjang doktoral (S3) melalui jalur fast track, menandai babak baru dalam perjalanan akademiknya.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views