Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Edukasi/Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027
Edukasi

Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) di seluruh sekolah mulai tahun ajaran 2026/2027. Ke

By Widiyanto26 Agustus 20262 Menit Baca351 Dilihat0 Komentar
Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) di seluruh sekolah mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa mengatakan, penerapan pelajaran tersebut akan dilakukan secara menyeluruh setelah sebelumnya diuji coba di sejumlah sekolah.

"Tadi kami diminta untuk segera ada 'kepyakan' atau peresmian untuk dilakukan di semua sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, dan juga perguruan tinggi," kata Sutrisna dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).

Kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, agar nilai-nilai Yogyakarta menjiwai seluruh peserta didik.

Sudah Diuji Coba Sejak 2024

Sutrisna menjelaskan bahwa pelaksanaan PKJ sebenarnya telah dimulai sejak 2024 melalui uji coba di 10 sekolah di DIY. Dari hasil evaluasi, program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.

Menurut hasil pengukuran, nilai rata-rata indikator karakter mencapai 4,1 dalam skala 1 hingga 5.

"Artinya ini sudah bagus. Karena itu kami pun merasa sekolah lain perlu untuk melaksanakannya juga," kata dia.

Hasil tersebut menjadi dasar bagi Dewan Pendidikan DIY untuk memperluas implementasi PKJ ke seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.

Bukan Mata Pelajaran Baru

PKJ bukanlah mata pelajaran baru yang berdiri sendiri. Program ini disisipkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.

Beberapa mata pelajaran yang akan terintegrasi dengan PKJ antara lain:

  1. Bahasa Jawa
  2. Bahasa Indonesia
  3. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  4. Pendidikan Agama
Tugu Yogyakarta (Dok. en.wikipedia.org/wiki/)

Sebagai contoh, dalam pendidikan agama dapat disisipkan filosofi "sangkan paraning dumadi" yang mengajarkan asal-usul dan tujuan manusia diciptakan. Sementara dalam pelajaran Bahasa Indonesia maupun IPS dapat dimasukkan wacana dan konteks khas Yogyakarta.

Untuk tingkat perguruan tinggi, PKJ akan diberikan sejak masa pengenalan kampus. Skema ini sebenarnya telah mulai diterapkan di sejumlah perguruan tinggi di DIY.

Buku dan Bimtek Sudah Disiapkan

Dewan Pendidikan DIY memastikan kesiapan implementasi kebijakan ini. Buku PKJ serta berbagai media pembelajaran telah disiapkan. Selain itu, bimbingan teknis bagi tenaga pendidik juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Untuk pelaksanaannya, saat ini buku PKJ maupun media-media pembelajarannya sudah siap. Kami juga sudah menyiapkan serangkaian bimbingan teknis dan akan terus berlanjut kami lakukan," pungkas Sutrisna.

Ke depan, Dewan Pendidikan berharap akan semakin banyak penggalian nilai dan budaya Yogyakarta dari sisi keilmuan sehingga dapat memperkuat identitas serta karakter generasi muda di DIY.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views