Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Jawa Barat Dominasi Asal Mahasiswa Baru ITB 2026
Berita Kampus

Jawa Barat Dominasi Asal Mahasiswa Baru ITB 2026

Kebanyakan maba ITB 2026 berasal dari Jawa Barat, tembus 2.076 mahasiswa.

By Agnes Yonatan (Penulis Utama)26 Agustus 20263 Menit Baca79 Dilihat0 Komentar
Jawa Barat Dominasi Asal Mahasiswa Baru ITB 2026

Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima mahasiswa baru dari seluruh 38 provinsi di Indonesia pada tahun akademik 2026/2027. Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru, yang turut memaparkan sebaran asal sekolah para mahasiswa berdasarkan provinsi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, mengungkapkan bahwa keberagaman asal mahasiswa mencerminkan jangkauan penerimaan ITB yang semakin luas. Selain berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, angkatan tahun ini juga mencakup 97 mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta 10 mahasiswa yang diterima melalui jalur afirmasi pendidikan.

Mahasiswa dari wilayah 3T berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.

Baca Juga: Inovasi Mahasiswa ITB: Rancang Sistem Rantai Pasok Berbasis AI Guna Tekan Food Loss

Jawa Barat Menjadi Penyumbang Mahasiswa Terbanyak

Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru 2026, Jawa Barat menjadi provinsi asal SMA dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang diterima di ITB. Posisi tersebut diikuti oleh DKI Jakarta dan Banten.

Berikut 10 provinsi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak di ITB berdasarkan asal SMA:

PeringkatProvinsiJumlah Mahasiswa
1Jawa Barat2.076
2DKI Jakarta1.026
3Banten645
4Jawa Tengah399
5Jawa Timur335
6Sumatera Utara208
7Daerah Istimewa Yogyakarta104
8Sumatera Selatan86
9Riau77
10Sumatra Barat77

Dominasi provinsi di Pulau Jawa masih terlihat cukup kuat, dengan lima besar seluruhnya berasal dari wilayah tersebut. Namun, mahasiswa dari berbagai provinsi di luar Jawa juga turut mengisi bangku perkuliahan ITB, menunjukkan cakupan seleksi yang semakin merata.

Mahasiswa Laki-laki Masih Mendominasi

Dari sisi komposisi gender, mahasiswa baru laki-laki masih mendominasi angkatan 2026 dengan proporsi sebesar 57,7%, sedangkan mahasiswa perempuan mencapai 43,3%.

Meski demikian, beberapa fakultas memiliki komposisi yang berbeda. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) menjadi fakultas dengan persentase mahasiswi tertinggi, yakni mencapai 78%. Sebaliknya, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) didominasi oleh mahasiswa laki-laki dengan proporsi sekitar 81%.

Mahasiswa Termuda Berusia 15 Tahun

Angkatan baru ITB tahun ini juga diwarnai oleh mahasiswa dengan usia yang relatif muda. Mahasiswa termuda tercatat berusia 15 tahun, sementara mahasiswa termuda lainnya berusia 16 tahun 1 bulan.

Selain itu, terdapat mahasiswa baru yang berasal dari wilayah paling jauh dari kampus ITB, yaitu Merauke dan Jayawijaya. Kehadiran mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia menunjukkan bahwa ITB terus menjadi tujuan pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari beragam latar belakang dan wilayah.

Sebaran mahasiswa baru yang mencakup seluruh provinsi, termasuk daerah 3T dan jalur afirmasi, mencerminkan upaya ITB untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menjaga keberagaman di lingkungan kampus.

Baca Juga: Tersedia Hingga 70 Formasi, ITB Buka Rekrutmen Terbuka Calon Dosen Tidak Tetap Tahun 2026

A

Penulis: Agnes Yonatan (Penulis Utama)

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu40 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views