Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Prestasi Mahasiswa/Inovasi Mahasiswa Undip Ciptakan Robot Kecoa Pencari Korban Bencana, Raih Gold Award MTE 2026 hingga Dilirik BNPB
Prestasi Mahasiswa

Inovasi Mahasiswa Undip Ciptakan Robot Kecoa Pencari Korban Bencana, Raih Gold Award MTE 2026 hingga Dilirik BNPB

Tim Cyborg Insect Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) mendemonstrasikan robot berbentuk kecoa di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Inova

By Widiyanto26 Agustus 20262 Menit Baca439 Dilihat0 Komentar
Inovasi Mahasiswa Undip Ciptakan Robot Kecoa Pencari Korban Bencana, Raih Gold Award MTE 2026 hingga Dilirik BNPB

Tim Cyborg Insect Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) mendemonstrasikan robot berbentuk kecoa di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Inovasi teknologi bernama roach-detect yang tersemat pada robot tersebut dikembangkan untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korban di lokasi bencana yang sulit dijangkau manusia.

Robot Kecoa Madagaskar karya tim Rotect dari Fakultas Teknik Undip sebelumnya berhasil meraih Gold Award dan Special Award pada ajang internasional Asia Youth Innovation Awards dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026.

Atas capaian tersebut, Tim Cyborg Insect bersama Rektor Undip, Prof. Suharnomo menerima undangan dari BNPB untuk memperkenalkan dan mendemonstrasikan teknologi robot kecoa tersebut.

Baca juga: Mahasiswa Vokasi Berpeluang Magang Internasional, Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran Proposal Hingga 15 Juni 2026

Robot ini merupakan hasil riset multidisiplin yang melibatkan bidang teknik, robotika, dan kecerdasan buatan dari mahasiswa Fakultas Teknik Undip, khususnya Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro.

Dengan ukuran kecil dan kemampuan bergerak di ruang sempit, robot kecoa mampu masuk ke celah reruntuhan bangunan untuk mendeteksi keberadaan korban sekaligus mengirimkan data secara real-time kepada tim penyelamat.

Dalam demonstrasi di BNPB, Inovator Undip, Mochammad Ariyanto, Ph.D memperagakan kemampuan robot kecoa dalam menavigasi area simulasi bencana.

Baca juga: Tiga Mahasiswi ITB Ciptakan Kosmetik Alami yang Bikin Make-up Tahan Lama dan Anti Nyamuk

Robot mampu melewati rintangan sempit, medan tidak rata, hingga kondisi minim cahaya. Teknologi ini dilengkapi sensor, kamera mikro, serta sistem komunikasi yang memungkinkan pengiriman gambar dan informasi kondisi lapangan secara langsung kepada tim SAR.

Foto: Dok. Undip

Mochammad Ariyanto diketahui merupakan lulusan doktor dari University of Osaka pada tahun 2024 dan saat ini juga menjadi dosen tamu di universitas tersebut.

Rektor Undip, Prof. Suharnomo mengatakan pengembangan robot ini bertujuan meningkatkan efektivitas operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana.

“Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam penanganan bencana di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, longsor, dan bencana lainnya,” katanya, Sabtu (9/5/2026).

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa dan dosen Undip tersebut. BNPB juga membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah untuk memperkuat kemampuan nasional dalam mitigasi serta penanggulangan bencana.

Ke depan, Undip berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi robot kecoa agar semakin adaptif dan aplikatif. Pengembangan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih luas guna mendukung keselamatan dan membantu korban bencana di Indonesia.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views