Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Dari Cirebon ke Tokyo, Drillytics ITB Raih Tsucrea Award di TGIC 2025
Berita Kampus

Dari Cirebon ke Tokyo, Drillytics ITB Raih Tsucrea Award di TGIC 2025

Pada ajang Tokyo Global Innovation Challenge (TGIC) 2025, lima mahasiswa binaan Program Pertamuda Seed and Scale PT Pertamina (Persero) sukses meraih Tsucrea A

By Raka26 Agustus 20263 Menit Baca209 Dilihat0 Komentar
Dari Cirebon ke Tokyo, Drillytics ITB Raih Tsucrea Award di TGIC 2025

Pada ajang Tokyo Global Innovation Challenge (TGIC) 2025, lima mahasiswa binaan Program Pertamuda Seed and Scale PT Pertamina (Persero) sukses meraih Tsucrea Award di Tokyo Innovation Base, Jepang, pada 13–14 Desember 2025.

Pada ajang ini, sejumlah mahasiswa dari ITB Kampus Cirebon dengan perusahaan rintisannya, Drillytics, berhasil mengalahkan lebih dari 200 peserta yang berasal dari 40 negara.

Founder Drillytics, Khairunnisa Aulia Rahma, mengaku sangat bangga dan bersyukur karena dapat tampil di panggung inovasi global melalui Pertamuda. “Luar biasa pengalaman kami di Pertamuda. Kami mendapatkan dukungan yang sangat kuat dari Pertamina melalui Pertamuda. Saat mengikuti TGIC, kami melihat bahwa ide-ide yang ditampilkan tidak terbatas pada satu bidang, tetapi lintas sektor seperti lifestyle, AI, dan teknologi lainnya. Dari sana kami melihat banyak potensi peluang bisnis,” ujar Khairunnisa, dikutip dari Antara.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Khairunnisa Aulia Rahma, Khairunnisa Noor Fadillah, Feodora Glory Roserina Munthe, Ahmad Naufal Ramadhan, dan Aryaputra Roseno. Untuk drilling hazard analysis di sektor energi, mereka membawa inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Drillytics masuk dalam tiga terbaik (Top 3) Program Pertamuda Seed & Scale 2025 pada kategori Energy Founder – Energy Optimization. Startup ini kemudian difasilitasi oleh Pertamina untuk mengikuti TGIC sebagai bagian dari upaya meningkatkan eksistensi internasional serta jaringan global bagi startup milik mahasiswa Indonesia.

Startup Top 3 Pertamuda Seed & Scale 2025 tersebut berhasil meraih Tsucrea Award, penghargaan yang diberikan oleh TSUCREA Inc., perusahaan inkubator asal Jepang. Melalui apresiasi ini, Drillytics mendapatkan kesempatan mentoring selama tiga sesi, dukungan jejaring, serta pendampingan untuk pengembangan dan kolaborasi dengan ekosistem inovasi Jepang.

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa Drillytics merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang tersebut. Pertamina mendorong keikutsertaan mereka sebagai wujud dukungan terhadap talenta muda Indonesia agar mampu tampil di panggung global.

“Keikutsertaan dan capaian Drillytics di Tokyo Global Innovation Challenge menunjukkan bahwa inovasi anak muda Indonesia memiliki daya saing global. Melalui Pertamuda, Pertamina berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong talenta muda agar dapat berkembang, berkolaborasi, serta membawa solusi inovatif bagi masa depan sektor energi.”

Arya Dwi Paramita

Selain itu, Pertamina juga menghargai dukungan yang diberikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, terutama saat delegasi Drillytics mengunjungi KBRI dan diterima langsung oleh Wakil Duta Besar RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung.

Pertamuda merupakan program inovasi dan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Pertamina bagi mahasiswa dan generasi muda. Program ini bertujuan mengembangkan ide bisnis berkelanjutan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di sektor energi.

Sebagai perusahaan terdepan dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emisi tahun 2060 serta terus mendorong program-program yang memberikan dampak nyata terhadap pencapaian SDGs. Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berfokus pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional, bekerja sama dengan Danantara Indonesia.

R

Penulis: Raka

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu40 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views