90 Mahasiswa Indonesia Raih Beasiswa Erasmus, Siap Berangkat ke Eropa untuk Studi S2
Sebanyak 90 orang mahasiswa Indonesia resmi menerima beasiswa erasmus pada 2026 dan siap melanjutkan studi S2 di Eropa.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uni Eropa yang telah terjalin erat selama puluhan tahun kini semakin solid, bergerak melampaui sektor perdagangan dan ekonomi. Sinergi strategis ini kian berakar kuat pada pilar sosial dan pendidikan melalui investasi jangka panjang pada pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu wujud nyata dari kemitraan pendidikan tersebut tecermin dalam hadirnya program beasiswa Erasmus Mundus Joint Master’s (EMJM). Melalui skema ini, Uni Eropa memberikan kesempatan bagi talenta-talenta terbaik Indonesia untuk mengenyam pendidikan S2 lintas negara di Eropa.
Kabar baiknya pada tahun ini terdapat sebanyak 90 mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi magisternya melalui program beasiswa Erasmus. Adapun 78 diantaranya memperoleh beasiswa penuh dari Uni Eropa (EU) serta 12 mahasiswa lainnya didukung oleh universitas, lembaga mitra dan sektor swasta.
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi, menyampaikan harapannya agar kesempatan mengenyam pendidikan di benua Eropa dapat membentuk kepribadian para penerima beasiswa.
"Kami berharap pengalaman ini bisa membentuk karakter kalian, bagaimana kalian berpikir, dan berkontribusi tidak hanya untuk Indonesia, tapi ke dunia yang lebih besar," harap Denis, Sabtu (25/7/2026), melansir detik.com.
Selaras dengan yang disampaikan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Jerman, Oliver Sperling, ia menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi isu global seperti krisis iklim dan Kesehatan. Disamping itu ia pun mengimbau para penerima beasiswa untuk mempelajari budaya lokal dan menjadi duta yang menghubungkan Indonesia dengan negara tujuan studi mereka.
Rasa bangga dan syukur turut dirasakan oleh Almira Rahma, satu dari 90 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi beasiswa tersebut setelah melampaui berbagai tahapan sulit. Ia pun memberikan ucapan selamat kepada seluruh rekan sejawatnya yang kini siap melangkah ke jenjang pendidikan tinggi di Eropa.
"Berdiri di sini hati ini mengingatkan kita jika setiap tantangan itu berarti. Selamat untuk kita semua yang telah berhasil mencapai lebih dari beasiswa, tapi juga kesempatan untuk berkembang secara akademik, profesional, dan bergabung di panggung dunia," ujarnya.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Bakti GYA 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Ketentuannya!
Penulis: Silmi Hakiki
Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.
Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

