Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Edukasi/10 Provinsi yang Warganya Paling Suka Membaca, Ada Daerahmu?
Edukasi

10 Provinsi yang Warganya Paling Suka Membaca, Ada Daerahmu?

Di tengah pesatnya arus informasi yang dapat diakses dengan mudah melalui gawai, seringkali memunculkan kekhawatiran apakah hal ini dapat menggeser budaya memb

By Silmi Hakiki26 Agustus 20262 Menit Baca239 Dilihat0 Komentar
10 Provinsi yang Warganya Paling Suka Membaca, Ada Daerahmu?

Di tengah pesatnya arus informasi yang dapat diakses dengan mudah melalui gawai, seringkali memunculkan kekhawatiran apakah hal ini dapat menggeser budaya membaca? Karena ketergantungan pada konten instan seperti video pendek yang dilakukan terus menerus dengan scrolling, dapat menyebabkan seseorang menjadi brain rot. Akibatnya, kemampuan fokus dan konsentrasi mereka menjadi menurun, sehingga cenderung malas untuk menerima informasi utuh yang didapatkan melalui membaca buku.

Adapun Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Indonesia, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa masyarakat wilayah Indonesia Timur mendominasi posisi puncak TGM tertinggi. Secara rinci, berikut 10 Provinsi di Indonesia dengan skor TGM tertinggi pada 2025:

  1. Nusa Tenggara Timur (NTT): 62,05
  2. Nusa Tenggara Barat (NTB): 61,19
  3. Sumatra Selatan: 60,86  
  4. Maluku Utara: 60,66
  5. Kalimantan Barat: 59,85
  6. Sulawesi Selatan: 59,84
  7. Sulawesi Tengah: 59,51
  8. Sumatra Barat: 59,42
  9. Sumatra Utara: 59,36
  10. Kepulauan Riau: 59,33

Angka ini diperoleh dari beberapa aspek yang dinilai untuk mengukur tingkat kegemaran membaca berdasarkan pedoman Pengukuran Pembudayaan Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia Perpustakaan Nasional RI. Mulai dari frekuensi membaca, durasi membaca, rata-rata jumlah halaman yang dibaca, dan frekuensi akses internet serta durasi akses internet yang digunakan untuk mencari informasi dan hiburan.

Oleh karena itu supaya budaya membaca dapat mengakar di masyarakat Indonesia, keluarga memegang peranan penting dalam menanamkan budaya literasi sejak dini. Salah satu upayanya yakni dengan mengajarkan kepada anak untuk membaca nyaring (read aloud). Karena selain manfaatnya untuk belajar membaca, hal ini juga dapat membantu membangun kedekatan emosional dengan buku dan menumbuhkan rasa cinta terhadap proses belajar itu sendiri.

S

Penulis: Silmi Hakiki

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views