Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Edukasi/10 Provinsi ini Punya Perpustakaan Terakreditasi Terbanyak Se-Indonesia
Edukasi

10 Provinsi ini Punya Perpustakaan Terakreditasi Terbanyak Se-Indonesia

Tingkat literasi dan meratanya fasilitas pendidikan di suatu daerah bisa dilihat dari seberapa banyak perpustakaan yang tersedia. Di tengah gempuran e-book ver

By Silmi Hakiki26 Agustus 20262 Menit Baca173 Dilihat0 Komentar
10 Provinsi ini Punya Perpustakaan Terakreditasi Terbanyak Se-Indonesia

Tingkat literasi dan meratanya fasilitas pendidikan di suatu daerah bisa dilihat dari seberapa banyak perpustakaan yang tersedia. Di tengah gempuran e-book versi digital yang serba praktis, buku fisik tetap memegang peranan yang fungsinya tidak bisa digeser begitu saja oleh teknologi.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2025, secara keseluruhan dominasi perpustakaan terakreditasi berpusat di Pulau Jawa, berikut rinciannya:

  1. Jawa Timur:  3.285 perpustakaan
  2. Jawa Tengah:  2.681 perpustakaan
  3. DI Yogyakarta: 1.150 perpustakaan
  4. Jawa Barat: 1.129 perpustakaan
  5. Bali: 866 perpustakaan
  6. Sulawesi Selatan: 796 perpustakaan
  7. Kepulauan Bangka Belitung: 766 perpustakaan
  8. DKI Jakarta:  715 perpustakaan
  9. Kalimantan Barat: 452 perpustakaan
  10. Sumatra Selatan: 410 perpustakaan

Data ini menunjukkan adanya ketimpangan jumlah perpustakaan yang terakreditasi antarwilayah di Indonesia. Hal ini menjadi pr untuk pemerintah dalam memperhatikan fasilitas literasi yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh kalangan masyarakat. Keunggulan buku fisik yang membuat seseorang dapat lebih fokus secara kognitif tanpa gangguan layar, membuat proses penyerapan informasi menjadi semakin berkualitas. Oleh karena itu akses terhadap buku fisik di berbagai daerah harus merata, sehingga tingkat literasi masyarakat dapat meningkat.  

Kabar baiknya, jumlah perpustakaan di Indonesia terus mengalami peningkatan di beberapa tahun terakhir. Meningkatnya jumlah perpustakaan ini salah satunya dilatarbelakangi oleh pemerintah dengan menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik sebesar Rp150 miliar kepada 207 lokasi prioritas di seluruh Indonesia pada 2025. Sedangkan alokasi anggaran pada 2026 ini turun menjadi Rp125 miliar, tetapi meski demikian jumlah penerimanya semakin meningkat menjadi 272 daerah prioritas.

S

Penulis: Silmi Hakiki

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views